Kota Serang yang salah kelola
Menginjak usianya yang ke 8,kota serang sebagai ibukota provinsi banten nampak tidak ada perubahan yang signifikan untuk warganya,,kondisi jalan masih semrawut oleh lalu lalang angkot yang tidak ada rutenya,jalan raya masih banyak yang rusak serta kurangnya sarana ruang terbuka hijau.
Kota serang adalah hasil pemekarang dari kabupaten serang ditahun 2007 yang "dipaksakan", kenapa saya bilang dipaksakan,,?? hal ini bisa kita lihat dari sampai sekarang pusat pemerintahan kabupaten serang masih berada di kota serang, harusnya kalu perencanaan pemekaran wilayah ini matang pasti pusat pemerintahan kabupaten serang sudah pindah ke wilayah kabupaten serang.
Sebagai warga kota serang yang sudah bermukim dari tahun 1992, saya merasa sedih dan nelangsa karena serang yang notabene letaknya tidak terlalu jauh dari jakarta dan disana tumbuh banyak kawasan industri yang tentunya PADnya banyak juga,,tapi ternyata ibarat pepatah jauh panggang daripada api,,masyarakatnya nga menikmati hasil dari limpahan rezeki tersebut.
Sebagai orang awam disini saya melihat tidak adanya visi dan misi pemimpin kota serang yang jelas dalam mengerakkan sumber daya yang ada,coba kalau walikota yang dibantu jajarannya jeli dan lihai dalam melihat peluang yang ada, saya jamin kota serang tidak akan kalah dengan ibukota provinsi yang lain, seperti bandung dan surabaya yang mana sekarang ini banyak taman - taman kota yang bisa dipakai warganya untuk rendevouz.
Cobalah mumpung bapak - bapak dan ibu - ibu yang terhormat masih punya kekuasaan untuk merubah kota serang yang kita cintai ini,berikanlah hal terbaik yang bisa bapak ibu berikan untuk masyarakat kota serang, saya yakin jasa - jasa anda akan dikenang oleh masyarakat kota serang, seperti dulu waktu H.M. Sampurna memimpin kabupaten serang. Terima kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar