Selasa, 01 September 2015

Kangen Jalan - jalan lagi

Dulu sebelum gue berumah tangga dan punya satu orang anak, kalau ada kesempatan libur panjang biasanya gua pakai buat jalan - jalan, kadang ngajak teman yang senasib alias masih jomblo tapi seringnya sih sendiri saja, tentunya untuk lebih menghemat biaya saya selalu pakai sepeda motor, dan kesannya lebih enak karena saya bisa santai dalam perjalanan dan bisa sewaktu - waktu berhenti untuk menikmati suasana yang ada dihadapan saya.
Seringnya perjalanan itu saya pergi ke daerah banten selatan seperti malimping,bayah,ujung kulon yang mana daerah tersebut masih sangat alami dan cukup bagus pemandangannya walaupun konsekuensinya kadang kondisi jalannya rusak parah.
Seperti dulu ditahun 2006 ketika gua "stress" karena tidak diterima menjadi PNS di provinsi Banten padahal saya yakin waktu itu saya bisa mengerjakan soal - soal yang ada disitu, waktu itu saya jalan - jalan seorang diri ke daerah malimping dan tanjung lesung selama empat hari pakai sepeda onthel, hari pertama saya nginap dirumah seorang RT di daerah sebelum malimping, awalnya saya minta izin untuk menginap di mushola tapi sama pak RTnya saya ditawari untuk menginap dirumah beliau, keesokan harinya saya melanjutkan perjalanan lagi ke pantai Bagedur yang ternyata pantainya cukup bagus sayang belum ada fasilitas yang mendukung, dari situ saya lewati daerah cikeusik dan munjul yang kondisi jalannya waktu itu rusak parah, padahal didaerah tersebut ada potensi ekonomi buat pemasukan PAD daerah Pandeglang yaitu perkebunan kelapa sawit, didaerah tersebut saya menjumpai komunitas orang - orang Indramayu yang ternyata sudah tiga generasi tinggal di cikeusik karena dulunya cikeusik adalah daerah penerima transmigrasi, disitupun saya menginap di rumah ketua RT setempat, waktu itu malah saya nginap bareng dengan pedagang rokok yang berasal dari jawa tengah yang menjual rokoknya langsung ke daerah terpecil seperti cikeusik sampai munjul, tentunya rokok yang dijual adalah merk yang tidak terkenal, kemudian hari berikutnya saya melanjutkan perjalanan lagi menuju ke tanjung lesung, dengan nafas yang terengah - engah karena saking capainya menggoes sepeda sampai juga saya ke pantai tanjung lesung, waktu itu hari sudah mulai gelap, binggung juga mau nginap dimana,,??? akhirnya ketemu dengan mushola yang berada dipinggir jalan dan atas izin dari penggurus mushola saya beristirahat disitu sampai pagi harinya melanjutkan lagi perjalanan ke arah labuan, tadinya saya pikir jalur kereta api dari labuan masih berfungsi menginggat betis yang sudah mulai sakit, tapi ternyata jalur kereta api sudah lama tidak berjalan lagi, akhirnya yah,,terpaksa perjalanan saya lanjutkan lagi dengan menggoes sepeda federal dari mulai labuan,carita,anyer dan ketika sampai di cilegon karena sudah tidak kuat lagi akhirnya sepeda saya taikin pakai bus menuju ke serang.
Kemudian setelah bekerja di Raudhatul Jannah dan punya sepeda motor, maka kebiasaan itu masih sering saya lakukan seperti jalan - jalan ke pantai sawarna di daerah bayah yang ternyata pantainya sangat indah, kemudian ke daerah ujung kulon yang terkenal dengan gadisnya yang cantik - cantik.
Namun sekarang setelah saya sudah berkeluarga ditambah dengan adanya anak satu maka hal itu tidak bisa lagi saya lakukan, paling kalau mau yang anak dan istri, saya ajak serta buat jalan - jalan seperti beberapa waktu yang lalu saya ajak mereka jalan - jalan ke monas, kemudian ke museum jakarta dan istana bogor,,namun kadang karena istri saya kurang senang kalau diajak jalan - jalan maka yang ada dari dia cuma mengeluh capai dan capai.
Makanya sekarang ini saya rindu untuk melakukan perjalanan seorang diri pakai sepeda motor seperti dulu lagi ketika saya masih sendiri, tapi entah kapan hal itu bisa terjadi,,hanya Tuhanlah yang tahu keinginan saya ini bisa dikabulkan,,,,,
Pesan saya kepada teman - teman yang masih hidup sendirian lakukan perjalanan sekarang juga karena kalau kita sudah berumah tangga akan menjadi sulit karena kesibukan dalam berumah tangga..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar